DPRDPROV GORONTALO

Tatib Anggota Dewan, 6 Kali Berturut Turut Tidak Hadir Rapat Akan Diproses

kindhali.id , Gorontalo – Panitia Khusus (Pansus) melaksanakan Rapat Kerja Finalisasi Rancangan Peraturan DPRD tentang perubahan kedua atas peraturan DPRD Nomor 1 Tahun 2018 tentang tata tertib. Kamis 7 Januari 2021.

Aw Thalib selaku ketua pansus menjelaskan bahwa kehadiran dari anggota Dewan dalam setiap rapat akan dihitung, dan jika tidak memenuhi standar akan mendapatkan sanksi serta hukuman.

Hal tersebut merupakan peraturan yang memang sudah tertuang dalam peraturan DPRD tahun 2018, selain itu peraturan tersebut bermaksud untuk menjadikan anggota dewan menjadi lebih disiplin dalam mengemban tugas yang menjadi tanggung jawabnya.

Aw Thalib yang ditemui di dalam ruangan Komisi I Deprov pun kemudian menjelaskan bahwa, bagi anggota dewan yang tidak hadir menjalankan tugas diatas 50 persen maka akan mendapatkan sanksi berupa tidak mendapatkan rekomendasi perjalanan dinas ke luar Daerah.

“Bagi mereka yang tidak hadir diatas 50 persen secara fisik dan tidak ada alasan yang sah terkait ketidakhadiran itu, maka berdasarkan pertimbangan kepada yang bersangkutan tidak dapat melaksanakan kegiatan perjalanan dinas keluar daerah” Jelas Aw Thalib

Selain itu adapun peraturan terkait pakaian dinas bagi anggota dewan untuk di gunakan dalam rapat paripurna.

Lebih lanjut Aw Thalib juga mengingatkan kepada seluruh anggota DPRD yang tida mengikuti rapat paripurna maupun AKD dalam 6 kali berturut turut akan terancam di proses sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Sanksi yang berikutnya juga, 6 kali berturut turut tidak hadir baik itu rapat paripurna termasuk AKD,  maka ini sudah bisa di proses untuk dijatuhi hukuman” ungkap Aw Thalib

Lebih lanjut Aw Thalib menegaskan bahwa, dalam mengawasi absen ketidakhadiran Anggota Dewan dalam setiap rapat pasti memerlukan peran dari Badan Kehormatan (BK). (ja)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button