DPRDPROV GORONTALO

TERKAIT EDARAN LARANGAN MUDIK, A.W.THALIB : ASPEKNYA PERLU DITINJAU KEMBALI

Kindhali.id – Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah, Pemerintah Pusat mengeluarkan edaran larangan mudik untuk menekan angka penyebaran covid-19, sehingga memicu banyak tanggapan dari berbagai kalangan masyarakat di indonesia termasuk DPRD Provinsi Gorongtalo.

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo A.W. Thalib mengatakan, bahwa pemerintah pusat perlu untuk mempertimbangkan kembali aspek dari pelarangan mudik tersebut.

Karena tentu aturan tersebut dapat menyulitkan masyarakat yang ingin bersilaturahmi dengan keluarga mereka.

Olehnya, A.W Thalib meminta agar aturan pelarangam mudik bagi masyarakat ada baiknya diperpendek, minimal seminggu belelum lebaran tiba.

“Banyak juga yang melakukan protes termasuk protes ke dewan, karena dalam kondisi ini kita juga mau bersilaturahmi dengan keluarga kita, apalagi ini larangan mudiknya begitu panjang, yang awalnya saya pikir hanya seminggu…” kata A.W Tahlib saat ditemui dalam kegiatan di Kota Gorontalo. Senin (12/4/2021)

“Dan itu tentunya akan menyulitkan bagi masyarakat, ini tentunya perlu dipertimbangkan lagi oleh pemerintah pusat agar bisa melihat aspek-aspek mana yang perlu ditinjau dalam pelarangan ini. Jangan terlalu panjang, kalau bisa seminggu sebelum leberan ini masyarakat sudah bisa mudik…” tandasnya.

Walaupun begitu, A.W Mengatakan bahwa pihak tetap akan mengikuti aturan tersebut
Karena itu sudah ditentukan oleh pemerintah pusat.

“Ini secara nasional, tentunya kalau ini dari nasional, kita ikuti aturan-aturan itu, Walaupun banyak yang merasa yang dirugikan…” tutupnya. (Edo)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button